Materi Ajar: Panggilan Salat serta Zikir dan Doa
A. Memahami: Panggilan Salat (Azan & Iqamah)
Anak-anak yang saleh dan salehah,
Salat adalah tiang agama. Agar kita tahu waktu salat sudah tiba, Allah memberi kita tanda. Tanda itu adalah **Panggilan Salat**.
Panggilan salat ada dua jenis:
1. Azan
- Apa itu? Azan adalah panggilan **pertama** yang memberitahu kita bahwa waktu salat (misalnya Zuhur) **sudah masuk**.
- Siapa yang mengucapkannya? Orang yang azan disebut **Muazin**.
- Apa yang kita lakukan?
- Segera berhenti bermain atau belajar.
- Menjawab ucapan Muazin (misalnya Muazin bilang "Allāhu Akbar", kita jawab "Allāhu Akbar").
- Segera bersiap-siap mengambil wudu.
2. Iqamah
- Apa itu? Iqamah adalah panggilan **kedua** yang dibaca lebih cepat.
- Artinya apa? Iqamah adalah tanda bahwa salat berjamaah akan **segera dimulai**.
- Apa yang kita lakukan?
- Kita langsung berdiri rapi di dalam saf (barisan salat).
- Tidak boleh mengobrol lagi.
1. **Azan** = Panggilan tanda **waktu salat** sudah tiba. (Ayo siap-siap!)
2. **Iqamah** = Panggilan tanda **salat akan dimulai**. (Ayo berdiri di saf!)
B. Mengaplikasikan: Zikir Sesudah Salat
Setelah kita selesai salat (mengucap salam), kita tidak boleh langsung lari. Anak yang saleh akan duduk tenang sebentar untuk **berzikir**.
**Zikir** artinya **"Mengingat Allah"**. Ini adalah cara kita berterima kasih kepada Allah setelah diizinkan salat. Zikir membuat hati kita menjadi tenang.
Apa saja zikir yang kita baca? (Paling sedikit)
- Membaca **Istigfar** (3 kali):
Astaghfirullāhal-'aẓīm (Artinya: "Aku mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung"). - Membaca **Tasbih** (33 kali):
Subḥānallāh (Artinya: "Maha Suci Allah"). - Membaca **Tahmid** (33 kali):
Al-ḥamdulillāh (Artinya: "Segala puji bagi Allah"). - Membaca **Takbir** (33 kali):
Allāhu Akbar (Artinya: "Allah Maha Besar").
Kita bisa menghitung 33 kali menggunakan jari-jari tangan kanan kita.
C. Bernalar: Doa Sesudah Salat
Setelah hati kita tenang karena berzikir, barulah kita **Berdoa**.
**Doa** artinya **"Meminta"** atau **"Memohon"**. Kita meminta semua kebaikan hanya kepada Allah SWT. Adab (cara) berdoa yang baik adalah dengan **mengangkat kedua tangan**.
Ada banyak doa yang bisa kita baca. Yang paling penting untuk anak Kelas I adalah mendoakan kedua orang tua.
Doa-Doa Penting Sesudah Salat
| رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا |
|
"Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warḥamhumā kamā rabbayānī ṣaghīrā." Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ayah dan Ibu), dan sayangilah mereka sebagaimana mereka telah menyayangiku sejak kecil." |
| رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ |
|
"Rabbanā ātinā fid-dun-yā ḥasanah, wa fil-ākhirati ḥasanah, wa qinā 'ażāban-nār." Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan jauhkanlah kami dari siksa api neraka." |
Studi Kasus (Penerapan)
- Kasus 1: Mendengar Azan Zuhur
Situasi: Adi sedang asyik bermain robot di teras rumah. Tiba-tiba, ia mendengar suara Azan dari masjid.
Tindakan Anak Saleh: Adi berhenti main. Dia masuk ke rumah, bilang pada Ibu, "Bu, Adi mau wudu, sudah azan." Dia menghargai panggilan Allah. - Kasus 2: Selesai Salat
Situasi: Fatimah selesai salat Magrib. Teman-temannya sudah menunggu di luar untuk bermain.
Tindakan yang Buru-buru: Selesai salam, langsung lari keluar. (Kurang baik)
Tindakan Anak Saleh: Fatimah tetap duduk tenang. Dia berzikir (Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar) lalu mengangkat tangan berdoa, "Ya Allah, ampuni dosa Ayah dan Ibuku." Setelah itu, baru dia bermain.
- Saat dengar **Azan**, segera berhenti main dan siap-siap salat.
- Selesai salat, jangan langsung lari. **Zikir** (mengingat) dulu.
- Setelah zikir, baru **Doa** (meminta), terutama doa untuk Ayah dan Ibu.