Materi Ajar: Belajar Bersuci dari Hadas dan Najis

Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Kelas: I (Satu)

Elemen: Fikih (Thaharah)

Kompetensi: Peserta didik mampu memahami cara menghilangkan hadas kecil (dengan wudu dan tayamum) dan najis (dengan istinja).

A. Memahami: Apa Itu Bersuci (Thaharah)?

Anak-anak yang saleh dan salehah,

Allah SWT itu Maha Suci dan mencintai kebersihan. Sebelum kita salat menghadap Allah, kita harus dalam keadaan **suci**. Suci artinya bersih dari dua hal, yaitu **Najis** dan **Hadas**.

1. Apa itu Najis?

**Najis** adalah **kotoran yang terlihat** yang membuat salat kita tidak sah. Najis harus dicuci sampai bersih.

2. Apa itu Hadas?

**Hadas** adalah **"kotoran" yang tidak terlihat** di badan kita, yang juga membuat salat tidak sah. Hadas tidak bisa dicuci biasa, tapi harus dihilangkan dengan cara khusus.

Poin Kunci:
1. **Najis** (pipis) ada di badan atau baju, harus **dicuci**.
2. **Hadas** (kentut) ada di diri kita, harus dihilangkan dengan **Wudu**.

B. Mengaplikasikan: Cara Menghilangkan Hadas

Ada dua cara untuk menghilangkan hadas kecil supaya kita bisa salat:

1. Wudu (Saat Ada Air)

Wudu adalah cara bersuci menggunakan **air bersih**. Wudu punya **Rukun** (urutan wajib) yang tidak boleh terlewat. Ada 6 Rukun Wudu:

  1. Niat: Di dalam hati, kita niat mau wudu untuk salat.
  2. Membasuh Muka: Membasuh seluruh wajah (dari dahi sampai dagu).
  3. Membasuh Tangan: Membasuh kedua tangan dari ujung jari sampai **siku**. (Dahulukan yang kanan).
  4. Mengusap Kepala: Membasahi sedikit rambut atau sebagian kepala.
  5. Membasuh Kaki: Membasuh kedua kaki dari ujung jari sampai **mata kaki**. (Dahulukan yang kanan).
  6. Tertib: Melakukannya secara berurutan, tidak boleh diacak.

Hal-hal yang membatalkan wudu: Kentut, pipis, BAB, dan tidur nyenyak.

2. Tayamum (Saat Tidak Ada Air)

Tayamum adalah cara bersuci menggunakan **debu yang suci**. Tayamum adalah pengganti wudu saat keadaan darurat.

Kapan kita boleh tayamum?

Cara Tayamum (sangat mudah):

  1. Niat: Niat tayamum di dalam hati.
  2. Mengusap Muka: Menepuk debu suci (misal di dinding bersih) dengan telapak tangan, lalu usapkan ke seluruh muka.
  3. Mengusap Tangan: Menepuk debu lagi, lalu usapkan ke tangan kanan sampai siku, dan usapkan ke tangan kiri sampai siku.

C. Bernalar: Kapan Aku Wudu? Kapan Aku Bersihkan Najis?

Studi Kasus 1: Kentut Sebelum Salat

Studi Kasus 2: Baju Terkena Pipis

Studi Kasus 3: Wudu atau Tayamum?

Studi Kasus 4: Sakit

Poin Kunci (Tindakan Kita):
  1. Selalu **Istinja** (bersihkan Najis) setelah pipis atau BAB.
  2. Selalu **Wudu** sebelum salat untuk menghilangkan Hadas Kecil (kentut, dll).
  3. Wudu harus **urut** (Niat, Muka, Tangan, Kepala, Kaki, Tertib).
  4. **Tayamum** (pakai debu) hanya boleh jika tidak ada air atau sakit parah.